Wednesday, September 19, 2007

Kesederhanaan pagi


Pagi yang masih berembun itu membawanya untuk segera beranjak bersama temannya yang sangat setia, yang selalu menemaninya, baik susah maupun senang.......
Kawan....kau memang hebat......

Ashy Woodpecker



Pelatuk-kelabu Sulawesi atau Mulleripicus fulvus, merupakan burung Endemik kawasan Sulawesi, memiliki dua subjenis yaitu fulvus dan wallacei.
Burung yang menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan habitat yang rusak. Kadang-kadang terlihat juga di lahan budidaya , perkebunan kelapa, dan hutan mangrove. Cukup umum dari permukaan laut sampai dengan ketinggian 2200 m dpl.
Foto yang didapat dari daerah TWA Gua Pattunuang ini merupakan sub jenis fulvus, dengan hanya burung yang jantan saja yang memiliki mahkota depan berwarna merah.

Ashy Woodpecker

Tuesday, September 18, 2007

Sulawesi Serpent-eagle


Disebut juga Elang-ular Sulawesi atau Spilornis rufipectus, merupakan salah satu burung Endemik di sub kawasan Sulawesi dan Kep. Sula. Memiliki dua sub jenis yaitu rufipectus (Siau, Sulawesi, Talisei, Lembeh, Kep. Togian, Salayar, Muna, Butung) dan sulaensis (Kep. Bangai, Kep. Sula).
Burung yang sangat umum di Sulawesi, biasa menghuni hutan pamah, hutan perbukitan, dan secara lokal di hutan pegunungan, hutan yang ditumbuhi semak, dan lahan budidaya yang pohonnya jarang. Dapat dijumpai dari dataran rendah permukaan laut sampai ketinggian 2200 m.
Foto diambil di kawasan hutan Taman Wisata Alam Gua Pattunuang, di kawasan tepi hutan yang berbatasan dengan lahan budidaya milik penduduk lokal.

Sebuah penciptaan......


Manusia Indonesia tu memang manusia yang super kreatif....super pinter....tapi kok ya kenapa ya bangsa ini masih terpuruk.....coba liat yang satu ini....orang-orang di Makasar menyebutnya BENTOR alias becak motor....kurang kreatif gimana coba?kurang pinter gimana coba?
Itu yang di Makasar, belum yang di Sumatera Utara, kabarnya mereka malah menggunakan motor gede (MOGE), mungkin jenis Harley Davidson, untuk jadi penggerak becaknya lho......hebat gak tuh.......

Monday, July 23, 2007

Joke : Duyu andersten Inglis?

PART ONE

Ane kaget banget kemaren ini pas lewat di depannye kelurahan,
ngebace spanduk nyang isinye:
"SAVE THE COUNTRY, HANG TNI ... SAVE THE PEOPLE, HANG POLRI"

Usut punye usut, ternyate nyang dimaksud ialah: "Keselametan negare,
tergantung TNI .. keselametan rakyat, tergantung POLRI"
Bujubuneng ..., rupenye si Lurah baru ikutan kursus bahase Inggris
tapi udah nekat buat tampil ...


PART TWO

Seorang supir lagi nyetirin boss bule Amrik, kebetulan lagi sial. Mobilnya
nyodok kendaraan di depannya karena mendadak berhenti.
Dengan terbata2 ia minta maaf kepada si boss:

Supir : " Sorry Sir, I brake brake, do not eat. After I check the wheel no flower
again."
(maaf Tuan, saya rem2 nggak makan, setelah saya cek rodanya
nggak ada kembangannya lagi)

Begitu si Boss mau ikutan ribut sama yg ditabrak, dia bilang:

Supir: "Don't follow mix, Sir! The bring that car if not wrong is the children
fruit from manager moneys, he stupid doesn't play! Let know taste!!."
(nggak usah ikut campur, Pak! Yang bawa mobil itu kalo nggak salah anak
buah dari manajer keuangan, dia memang goblok bukan main! Biar tahu
rasa)

Besoknya si supir gak masuk kerja, terus pas lusanya dia masuk si boss bule nanya:

Bule : "Why didn't you come to work?"

Supir : "I am sorry boss, my body is not delicious, my body taste like
enter the wind. "
(maaf boss, badan saya tidak enak, badan saya rasanya seperti masuk
angin)


PART THREE

Suatu hari ada bule kehilangan sepeda motornya yg dia parkir didepan toko di sekitar jalan Malioboro, Yogya. Lalu dia bertanya ke Paijo, yg saat itu kebetulan berada di tempat parkir, apakah dia ngeliat org yg ngambil sepeda motornya.

Paijo: "Yes, he use to table square-square. Worth he fast-fast go without wet
expire ?!"
(Iya, dia pakai kemeja kotak-kotak. Pantes dia cepat-cepat pergi
tanpa basa basi)

Lalu dengan sok berwibawa Paijo menasehati,

Paijo: "Sir, different river, if park bicycle motor heart-heart, yes?"
(Tuan,lain kali kalo parkir sepeda motor hati-hati ya?)

Tapi bule itu diam saja karena nggak tau mau jawab apa, shg Paijo jadi ngedumel,

Paijo: Basic bule!
(Dasar bule!)

Karena nggak tau harus ngomong apa lagi, si bule ngeloyor pergi dan
dengan PD-nya Paijo bilang : "Breasttttt!" sambil melambaikan tangannya.
Maksudnya sih: "Daaadaaaaahhhh!"

joke : bu guru

Saya barusan baca joke ini dan terpingkal-pingkal.......

Kelas: Bahasa Indonesia

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.
Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja?
Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru : Kenapa panjang sekali?
Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik.
Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata.
Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid : Mengerti Bu Guru...
Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!
Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!
Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!
Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!
Guru : Salah itu!
Murid-murid : Betul ini!
Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!
Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!
Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Oh Hamba!
Guru : Dengar ini...
Murid-murid : Dengar itu...
Guru : Diam!!!!!
Murid-murid : Ribut!!!!!
Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!
Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid : Kami waras sebagian!!!
Guru : Cukup! Cukup!
Murid-murid : Kurang! Kurang!
Guru : Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
Guru : Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!
Guru : Habis aku!
Murid-murid : Kekal kamu!
Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!
Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!
Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!
Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!
Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid : Dilepaskan tengah malam itu!!!

Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan. Sebentar kemudian, loceng pun berdering. Murid-murid merasa lega kerana guru yang paling ditakuti oleh mereka telah keluar. Walau bagaimanapun, mereka merasa bangga kerana telah dapat menjawab semua pertanyaan tadi. Tetapi masih ada hari esok. Guru itu pasti akan datang lagi.