Thursday, July 5, 2007

Birds in my life no.3

Hooded Butcherbird (Cracticus cassiscus)

Black-headed, with a black throat and upper breast. Much white on back. Perches upright on an exposed high branch at forest edge.
I saw this bird near camp in Lopintol. Also in openings rainforest, gallery forest, swamp forest, edge, and gardens. Usually in pairs or small parties. Feeds on large insects, spiders, and fruit.
We can see this bird at sea level until 1.450 m. All in Papua and most satellite island.

Monday, June 25, 2007

birds in my life no. 2


Julang Papua

Disebut juga Blyth's Hornbill, dulu sempat diberinama Aceros plicatus, merupakan burung kanopi hutan yang bertubuh hitam dan besar serta memiliki ekor berwarna putih. Kalo lagi terbang persis kayak helikopter lagi melintas, sehingga para birdwatcher sering menjulukinya sebagai helikopter.
Burung yang betina memiliki kepala hitam, sedangkan jantannya kepala dan lehernya berwarna putih dan seperti dilapisi dengan warna madu. Juga memiliki paruh besar yang berwarna pucat. Merupakan burung pemakan buah yang sering dikatakan sebagai indikator bahwa hutan masih baik apabila burung ini masih ada disekitar hutan.
Burung yang memiliki nama latin Rhyticeros plicatus ini memiliki sebuah penanda umur yang unik yaitu kerutan keriput pada bagian tanduk di atas paruh. Satu lipatan keriput setiap satu tahun sampai umur sekitar enam tahun, baru kemudian keriput pertamanya mulai patah. Memiliki persebaran yang relatif luas, diseluruh daratan Papua, kelompok pulau Papua Barat dari ketinggian air laut sampai 500 meter.

birds in my life no. 1


Kipasan Kebun

Burung yang aneh dan cantik, sudah pernah melihatnya atau belum?salah satu burung umum di seluruh dataran Papua dan sebagian besar pulau-pulau lainnya. Burung ini kebetulan kemarin terlihat di Pulau Waigeo, salah satu gugusan pulau terbesar di Kabupaten Raja Ampat, Papua. Burung yang berukuran sedang (sekitar 20 cm) dengan ekor yang sering dikipas-kipaskan. Seluruh tubuhnya berwarna hitam kecuali bagian perut dan alis yang berwarna putih.
Burung dengan nama latin Rhipidura leucophrys ini mencari makanan secara aktif di permukaan tanah, dan mengejar serangga. Salah satu perilaku yang aneh yang teramati di daerah Waigeo ini adalah burung ini sering mengejar burung pemangsa (dalam hal ini yang teramati mengejar Haliastur indus )sampai burung pemangsa yang soaring di wilayah keberadaan burung ini sering terusir.

Sunday, June 24, 2007

Man and Nature of Manyailibit





Manyailibit ( some people often mention it as Mayalibit), our guide, Mr. Nurdin Dailon, have told a story that Mayailibit have the separate meaning. Manyai is room and libit is place for people. So we can also interpreted with nine room/chamber with one door ( because in this bay, there is nine kampong and only one door). That nine kampong is Mumes, Warsamdin, Lopintol, Waremak (or something), Beo, Waifoi, Goo, Kabilol, and Arawai. The oldest kampong in this places is Lopintol.

Friday, June 22, 2007

Beautiful Waigeo, Papua, land of Bird-of-paradise



On May 27 - June 16 some researcher from The Indonesian Institute for Sciences (LIPI) do some expedition to Waigeo, Papua. Some beautiful scenery has been taken from this beautiful places.....

Monday, April 30, 2007

Pulau Mapia Madonso


Pernahkah anda berkunjung ke sebuah pulau di ujung Indonesia ini yang bernama Pulau Mapia Madonso?atau setidaknya mendengar nama Pulau ini?.......

Mungkin sama dengan saya sendiri yang barusan saja mendengarnya dari seorang temen dari Pusat Penelitian Oseanografi di Biak yang kebetulan beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Pulau tersebut......

Kemudian dia memberi sebuah oleh-oleh yang membuat saya sedikit pusing, yaitu sebuah foto burung yang cukup membuat saya bingung untuk mengidentifikasinya....karena satu hal dan lain hal ternyata yang berhasil di foto adalah seekor burung yang tengah dalam bulu belum dewasa alias juvenile. Identifikasi pertama saya burung ini adalah jenis Dara Laut, kemudian saya coba menghubungi Pak Yus Rusila Noor, seorang ahli burung dari Wetland IP, beliau juga menyangka burung ini adalah Dara Laut.
Akan tetapi setelah usut punya usut, ternyata apa coba? nama burung ini adalah Phaeton lepturus alias Buntut-sate Putih alias White-tailed Tropicbird.
Burung yang sangat indah....ternyata bisa memusingkanku pula......dasar burung.........

Bank DNA Museum Zoologicum Bogoriense


Pengelolaan sumber daya genetik di Indonesia belum dilakukan secara optimal, sehingga Indonesia mempunyai daftar species terancam punah tertinggi di dunia, khususnya untuk mamalia dan burung. Untuk menghindari kepunahan yang semakin berlanjut dan pemanfaatan sumber daya genetik yang masih ada secara optimal perlu dilakukan langkah langkah konservasi ex-situ dan in-situ. Salah satu kegiatan penelitian yang akan dilakukan untuk pelaksanaan konservasi ex-situ adalah dalam bentuk pengembangan bank DNA hidupan liar (flora, fauna dan mikroba).
Sejak tahun 2002 kegiatan pengembangan Bank DNA hidupan liar Indonesia, terutama untuk koleksi DNA flora/fauna terutama yang terancam punah, langka, dilindungi ataupun yang endemik Indonesia serta koleksi mikroba berpotensi mulai dilakukan di Puslit Biologi-LIPI. Koleksi material DNA yang telah diperoleh selama lima tahun (tahun 2002, 2003, 2004, 2005, dan 2006) yaitu berasal dari TN Bukit 12 (Jambi, Sumatra), TWA Bantimurung (Maros, Sulawesi Selatan), Kawasan Pegunungan Dieng (Jawa Tengah), KR Bedugul Bali, KR Purwodadi, KR Cibodas dan KR Bogor (Jawa Barat), Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (Sulawesi Utara), Taman Nasional Rawa Opa-Watumohai (Sulawesi Tenggara), Hutan Lindung Batudulang, Batulanteh (Kab. Sumbawa, NTB), Gunung Rinjani, Senaru (Kab. Lombok, NTB), Taman Nasional Manupeu, Tanadaru (Kab. Sumba Timur, NTT), Hutan Luku Melolo, Tanadaru (Kab. Sumba Timur, NTT), Pasar Pramuka, Pusat Penyelamatan Satwa (Cikananga dan Tegal Alur, Jakarta), PPS Gadok (Ciawi, Bogor), Taman Nasional Kelimutu (Flores), TWA Ruteng (Flores), Cagar Alam Gunung Mutis (Timor), Tahura Prof. Ir. Herman Johannes, Taman Nasional Gunung Merapi, dan Taman Nasional Merubetiri.